Dimalam yang dingin ini memang sungguh nikmat untuk membuat postingan
tentang isi hati. suasana yang mendukung terbuainya curahan hati
sehingga saya dapat menuliskan postingan ini. melihat judulnya saja
sobat-sobat tentu sudah bisa menilai apa yang saya sedang rasakan
belakangan ini.
memang dalam dunia ini tuhan menciptakan kepribadian seseorang secara
beraneka ragam, seperti ada yang pemalu, periang, pemberani, dan lain
sebagainya. dan untuk yang mempunyai kepribadian yang pemalu tentu saja
mengukapkan isi hatinya kepada seseorang merupakan sebuah beban yang
teramat sangat. banyak hal yang membuat seorang bertipe pemalu tidak
berani mengukapkannya isi hatinya kepada pujaan hatinya. memang mimpi
itulah yang saya rasakan, kenapa mimpi karena saya tidak bisa
mengukapkan isi hati saya kepada pujaan hati saya. teramat tersiksa hati
saya karena tidak bisa mengukapkannya, dan saat ini saya hanya bisa
merenungkan kenapa saya mempunyai kepribadian yang tidak bisa
menggukapkan isi hati saya. saya sungguh iri melihat orang sekitar saya
bisa mengukapkan perasaannya kepada orang yang di cintainya.
terkekang oleh kepribadian sendiri merupakan hal yang sungguh tidak amat
enak bagi diri sendiri, di luar tertawa tapi dalam lubuk hati yang
paling dalam saya tersiksa. saya selalu menutupi perasaan yang amat
perih ini di depan teman-teman saya dengan canda dan tawa. untuk
melakukan perubahan terhadap kepribadian ini tentunya sangat sulit dan
tidak semudah membalikan telapak tangan atau sekedar mengedipkan mata.
sampai kapan ini akan mengekang saya tentunya saja saya tidak tahu.
dan yang sekarang saya hanya bisa mengagumi mu saja dan tidak bisa
memiliki mu. melihat dirimu saja aku merasa gembira tapi kegembiraan itu
hanya sebatas angan bukan realita. merenung merenung dan diam itu lah
yang kini saya lakukan. pernah aku untuk tidak mengingat gambaran
tentang dirimu tapi tidak bisa bayangan itu selalu muncul dan menyiksa
batinku. dan yang sekarang saya harapkan andai saja kau tahu tentang
perasaanku ini tanpa aku harus untuk menyatakan dengan kata-kata..
dan untuk yang di sana semoga kau mendengarkan perasaan hatiku ini for
D****. jika saja kau tidak mendengarkannya mungkin harapanku
satu-satunya agar tuhan menyampaikan perasaanku ini untuk dia.
Terimkasih untuk sobat-sobat yang sudah membaca postingan ini semoga
saja sobat-sobat dapat mengambil pelajaran yang baik tentang tulisan di
dalam ini. :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar